galeriinvestasi.com – Investasi saham dan reksa dana merupakan pilihan cerdas bagi investor pemula yang memiliki modal terbatas. Reksa dana sangat sesuai untuk mereka karena memberikan diversifikasi secara otomatis melalui investasi kolektif, yang membantu mengurangi risiko secara signifikan. Bagi pemula, persiapan yang baik sangat penting. Mereka perlu memahami dasar-dasar investasi saham dan reksa dana serta menetapkan tujuan mereka. Untuk memilih investasi yang tepat, penting untuk memahami profil risiko dan tujuan investasi, kemudian memilih produk reksa dana atau saham yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Sebagai contoh, ada aplikasi investasi yang sangat menguntungkan dan ramah pemula yang dapat membantu mereka memahami dunia pasar modal, seperti aplikasi pembelajaran investasi saham. Dengan persiapan yang matang dan pemilihan investasi yang cerdas, investor pemula dapat mencapai tujuan investasi mereka dengan aman dan menguntungkan.
Investasi saham semakin populer di kalangan generasi milenial dan masyarakat umum. Kemudahan akses informasi dan kehadiran komunitas investasi di media sosial telah mendorong minat orang untuk memasuki dunia investasi saham sebagai bagian dari gaya hidup mereka.
Bagi mereka yang baru memulai perjalanan investasi, terutama yang masih pemula, reksa dana saham bisa menjadi pilihan yang bijak. Reksa dana menawarkan investasi awal yang terjangkau dan membantu memahami seluk-beluk investasi saham, , sehingga dapat diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun dengan modal terbatas, reksa dana tetap menerapkan prinsip diversifikasi investasi untuk mengurangi risiko. Berinvestasi langsung di saham memerlukan modal besar untuk melakukan diversifikasi, mengingat setiap saham biasanya dijual dalam lot berisi 100 lembar. Jika Anda ingin berinvestasi pada 20 saham, Anda harus membeli 2 ribu lembar saham.
Reksa dana adalah wadah investasi yang menggabungkan dana dari berbagai investor ke dalam satu portofolio yang dikelola oleh manajer investasi berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hanya dengan investasi awal sekitar Rp100 ribu, Anda dapat menjadi bagian dari portofolio investasi reksa dana saham.
Manajer investasi yang mengelola reksa dana dibentuk melalui Kontrak Investasi Kolektif (KIK) dengan bank kustodian yang menyimpan dana investor. Bank kustodian ini secara rutin memberikan informasi tentang harga unit reksa dana, yang digunakan sebagai acuan dalam pembelian dan penjualan reksa dana.
Salah satu keunggulan investasi reksa dana adalah Anda tidak perlu memiliki pengetahuan khusus. Sebagai investor reksa dana, Anda cukup bersifat pasif dan mempercayakan keputusan investasi, seperti pembelian dan penjualan reksa dana, kepada manajer investasi. Anda hanya perlu menentukan kapan Anda ingin membeli atau menjual reksa dana, sementara manajer investasi akan mengelola portofolio investasi Anda.
Melalui investasi reksa dana saham, Anda dapat memahami fluktuasi harga reksa dana yang didasarkan pada kebijakan dan analisis manajer investasi. Ini akan memberikan pemahaman yang berharga jika Anda memutuskan untuk berinvestasi langsung di pasar saham.
Bagi mereka yang baru memulai investasi reksa dana, ada beberapa langkah penting yang harus diikuti. Pertama, tentukan tujuan investasi Anda. Kedua, hitung biaya dan jangka waktu investasi yang sesuai. Ketiga, pahami profil risiko Anda. Keempat, pilih aplikasi investasi reksa dana yang terbaik. Kelima, sesuaikan pilihan produk dengan tujuan investasi Anda. Terakhir, mulailah berinvestasi dan pantau portofolio Anda secara berkala.
Masyarakat umum dapat membeli reksa dana melalui perusahaan manajer investasi atau bank yang menjadi agen penjual reksa dana. Transaksi pembelian dan penjualan reksa dana relatif mudah, karena manajer investasi umumnya menyediakan aplikasi jual beli yang dapat diakses melalui perangkat gadget. Ini memungkinkan transaksi reksa dana dilakukan secara digital.
Keuntungan dari investasi reksa dana berasal dari kenaikan harga unit reksa dana yang dipengaruhi oleh kinerja portofolio aset dalam reksa dana tersebut. Namun, perlu diingat bahwa ada risiko harga unit reksa dana yang dapat mengakibatkan berkurangnya modal investasi karena penurunan kinerja portofolio.
Selain reksa dana saham, terdapat juga jenis reksa dana lain seperti reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana pasar uang. Reksa dana campuran memiliki fleksibilitas lebih tinggi karena menggabungkan berbagai jenis produk seperti obligasi, saham, dan deposito dalam satu portofolio. Sementara itu, reksa dana pendapatan tetap fokus pada produk obligasi dengan jatuh tempo lebih dari satu tahun. Reksa dana pasar uang berinvestasi sepenuhnya pada produk pasar uang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Sumber: idx











