SEMARANG, 22 Juni 2025 — Inovasi membanggakan datang dari sekelompok pelajar jurusan Teknik Otomotif SMK di Semarang. Dengan memanfaatkan komponen bekas seperti baterai laptop dan dinamo mesin cuci, mereka berhasil menciptakan sebuah motor listrik sederhana yang ramah lingkungan dan hemat biaya.
Proyek ini berlangsung selama semester kedua tahun ajaran 2024/2025, dan mencapai puncaknya pada bulan April hingga Mei 2025, saat proses perakitan dan uji coba dilakukan di bengkel praktik sekolah. Dibimbing langsung oleh guru-guru teknik dan didukung penuh oleh pihak sekolah, para siswa menunjukkan bahwa keterampilan teknis dapat menjadi solusi konkret atas tantangan lingkungan dan ekonomi.
Menurut salah satu guru pembimbing, motor listrik ini dibuat dari komponen daur ulang, termasuk rangka motor bekas, dinamo dari peralatan rumah tangga, dan baterai dari laptop rusak. Setelah dirakit secara teliti, kendaraan tersebut berhasil diuji dan mampu menempuh jarak hingga 30–40 kilometer dalam sekali pengisian daya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Proyek ini bukan hanya soal keterampilan otomotif, tetapi juga mendidik siswa agar peka terhadap isu lingkungan dan mampu berinovasi dengan sumber daya terbatas,” ujar Kepala SMK, Bapak Sutrisno.
Karya ini kemudian dipresentasikan di depan dewan guru dan kepala sekolah dalam sebuah sesi khusus, lengkap dengan dokumentasi proses perakitan dan uji coba. Proyek ini mendapat apresiasi tinggi karena tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki potensi dikembangkan lebih lanjut menjadi solusi kendaraan alternatif di masa depan.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu menghasilkan inovasi nyata, terlebih bila diberikan ruang, bimbingan, dan semangat eksplorasi dari para pendidik.
Penulis : SC
Sumber Berita : semarang











