JAKARTA, 21 Juni 2025 — Gaya hidup sehat menjadi langkah penting dalam mencegah penyakit tidak menular seperti diabetes, terutama di kalangan remaja yang mulai aktif dan mandiri dalam memilih pola makan serta kebiasaan harian. Melalui edukasi yang sederhana dan mudah dipahami, para pelajar diharapkan mulai menyadari pentingnya menjaga kesehatan tubuh sejak dini.
Informasi ini dihimpun dari berbagai sumber edukasi kesehatan terpercaya, narasumber gizi, serta hasil diskusi seputar kesehatan remaja. Salah satu hal yang disoroti adalah kebiasaan kecil yang kerap dianggap sepele—seperti konsumsi makanan manis secara berlebihan, kurang gerak, serta tidur larut malam—yang tanpa disadari dapat memicu risiko diabetes tipe 2.
“Remaja harus dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga keseimbangan gizi, aktivitas fisik, dan waktu istirahat. Ini bukan hanya untuk mencegah diabetes, tetapi juga untuk menjaga kualitas hidup jangka panjang,” ujar seorang ahli gizi dari komunitas kesehatan remaja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tips pencegahan diabetes sebenarnya cukup sederhana dan dapat diterapkan di lingkungan sekolah, rumah, maupun kehidupan sehari-hari. Langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain mengurangi konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, memperbanyak minum air putih, berolahraga secara rutin minimal 30 menit sehari, tidur cukup minimal 7–8 jam per malam, serta menjaga berat badan ideal.
Edukasi ini menjadi penting di tengah semakin meningkatnya konsumsi makanan instan dan kebiasaan sedentari (kurang gerak) di kalangan generasi muda. Para ahli sepakat, semakin awal seseorang membentuk kebiasaan hidup sehat, semakin besar peluangnya terhindar dari risiko penyakit kronis di masa depan.
Tidak perlu menunggu sakit untuk memulai hidup sehat. Kesadaran dan tindakan kecil yang konsisten bisa menjadi investasi besar bagi masa depan generasi muda Indonesia yang lebih sehat dan produktif.
Penulis : ulan
Sumber Berita : cepu











